Program Komprehensif (KOMPRI) Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara.

Medan – Program Studi Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, melaksanakan kegiatan Program Komprehensif (KOMPRI) sebagai salah satu tahapan akademik yang harus dilalui mahasiswa sebelum menyelesaikan studi pada jenjang Strata Satu (S-1). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur kemampuan mahasiswa dalam memahami, menguasai, serta mengintegrasikan berbagai disiplin keilmuan hadis yang telah dipelajari selama mengikuti perkuliahan.

Adapun mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis yang mengikuti ujian Komprehensif tersebut adalah:

  1. Raja Fahlevi
  2. Muhammad Rafly
  3. Annisa Khumaira
  4. Nursyahri Siregar
  5. Xananta Zeres Ha’gai Br Sembiring
  6. Ramadhan Siregar

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa diuji mengenai penguasaan materi keilmuan yang berkaitan dengan Ulumul Hadis, ilmu sanad dan matan, takhrij hadis, pemahaman hadis, serta berbagai bidang keilmuan pendukung lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kesiapan akademik dan kemampuan berpikir ilmiah dalam mengembangkan kajian hadis di tengah perkembangan masyarakat modern.

Ketua Program Studi Ilmu Hadis, Dr. Munandar, M.Th.I., menyampaikan bahwa ujian komprehensif bukan sekadar tahapan formalitas akademik, melainkan momentum untuk mengukur sejauh mana mahasiswa memahami fondasi keilmuan yang telah diperoleh selama masa perkuliahan.

Beliau berpesan agar mahasiswa mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, mengulang kembali materi-materi pokok perkuliahan, serta membangun kepercayaan diri dalam menjawab setiap pertanyaan yang diberikan oleh penguji.

“Mahasiswa Ilmu Hadis harus memiliki penguasaan keilmuan yang kuat, tidak hanya mampu menghafal teori, tetapi juga memahami, menganalisis, dan mengimplementasikan ilmu hadis dalam kehidupan. Jadikan ujian komprehensif ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kompetensi akademik dan kesiapan menjadi sarjana yang memiliki integritas keilmuan,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Program Studi Ilmu Hadis, Dr. Farid Adnir, M.TH., turut menyampaikan bahwa mahasiswa harus menjadikan ujian komprehensif sebagai sarana evaluasi terhadap perjalanan akademik yang telah ditempuh. Menurutnya, penguasaan ilmu hadis membutuhkan kesungguhan, ketekunan, dan kemampuan menghubungkan teori-teori klasik dengan berbagai persoalan kontemporer.

Beliau juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi mampu membangun karakter akademik yang kritis, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kecintaan terhadap pengembangan ilmu hadis.

“Ilmu Hadis merupakan bidang keilmuan yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga, memahami, dan mengembangkan warisan intelektual Islam. Oleh karena itu, mahasiswa harus mampu menunjukkan bahwa ilmu yang dipelajari selama perkuliahan benar-benar menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan, melakukan penelitian, dan memberikan kontribusi kepada masyarakat. Tetap percaya diri, teliti dalam menjawab, dan tunjukkan kemampuan terbaik,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan ujian komprehensif ini, Program Studi Ilmu Hadis berharap seluruh mahasiswa dapat memperoleh hasil yang maksimal dan mampu melanjutkan tahapan akademik berikutnya dengan baik. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN Sumatera Utara dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, berintegritas, serta memiliki penguasaan keilmuan hadis yang kuat dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Selamat mengikuti ujian komprehensif kepada seluruh mahasiswa. Semoga diberikan kemudahan, kelancaran, dan memperoleh hasil terbaik.