
Medan, UIN Sumatera Utara — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Sarjana Ilmu Hadis, Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, menyelenggarakan kegiatan pengembangan akademik dan kemahasiswaan dengan tema “Membangun Generasi Intelektual yang Kritis, Kreatif, dan Berintegritas melalui Penguatan Tradisi Akademik Mahasiswa Ilmu Hadis.”
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya HMP Sarjana Ilmu Hadis dalam meningkatkan kualitas mahasiswa, baik dalam bidang akademik maupun organisasi. Selain menjadi wadah silaturahmi dan komunikasi antarmahasiswa, kegiatan ini diarahkan untuk menumbuhkan semangat belajar, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta mendorong mahasiswa agar aktif dalam berbagai kegiatan ilmiah, penelitian, diskusi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua HMP Sarjana Ilmu Hadis, Iqbal Maulana, menyampaikan bahwa organisasi mahasiswa memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, meningkatkan kreativitas, dan mengembangkan potensi mahasiswa. Menurutnya, HMP tidak hanya berfungsi sebagai wadah organisasi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran untuk membangun kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Ia berharap seluruh mahasiswa Sarjana Ilmu Hadis dapat memanfaatkan organisasi sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan diri, memperluas wawasan keilmuan, serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya unggul dalam penguasaan materi perkuliahan, tetapi juga mampu mengembangkan gagasan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Hadis, Dr. Munandar, menegaskan bahwa mahasiswa Ilmu Hadis memiliki tanggung jawab akademik untuk memahami, mengkaji, dan mengembangkan keilmuan hadis secara mendalam. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial yang semakin dinamis, mahasiswa dituntut memiliki kemampuan literasi yang baik, berpikir terbuka, serta mampu memahami hadis secara ilmiah dan kontekstual dengan tetap memperhatikan kaidah-kaidah keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga mendorong HMP Sarjana Ilmu Hadis agar terus menghadirkan program-program yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, seperti seminar ilmiah, diskusi tematik, pelatihan penulisan karya ilmiah, kajian hadis kontemporer, dan kegiatan pengembangan minat serta bakat. Program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem akademik di lingkungan Program Studi Ilmu Hadis FUSI UIN Sumatera Utara.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Program Studi Ilmu Hadis, Dr. Farid Adnir, menyampaikan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh pencapaian akademik di ruang perkuliahan, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar, berorganisasi, berkolaborasi, dan mengembangkan keterampilan. Menurutnya, organisasi mahasiswa merupakan ruang strategis untuk melatih komunikasi, kepemimpinan, kedisiplinan, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara kolektif.
Ia berharap HMP Sarjana Ilmu Hadis dapat menjadi mitra aktif program studi dalam menciptakan suasana akademik yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan keilmuan. Mahasiswa juga diharapkan mampu memanfaatkan berbagai kegiatan organisasi untuk memperkuat pemahaman terhadap ilmu hadis serta menghubungkannya dengan persoalan kehidupan modern, termasuk bidang sosial, pendidikan, teknologi, kesehatan, dan ekonomi.
Melalui kegiatan ini, HMP Sarjana Ilmu Hadis FUSI UIN Sumatera Utara diharapkan semakin berkembang sebagai organisasi yang mampu mengintegrasikan penguatan intelektual, pembentukan karakter, dan pengembangan kepemimpinan mahasiswa. Sinergi antara pengurus HMP, mahasiswa, dan pengelola program studi menjadi modal penting dalam membangun lingkungan akademik yang dinamis dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Ilmu Hadis FUSI UIN Sumatera Utara untuk mendorong lahirnya mahasiswa yang tidak hanya memahami khazanah hadis secara mendalam, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, berakhlak baik, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi umat serta masyarakat luas.
